Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

Teks artikel bebas

Online 24 jam non STOP!!     J aman era globalisasi ini, tekonologi yang digunakan manusa setiap hari,sudah berkembang dengan sangat pesat. Dulu nya,orang yang sudah memiliki handphone atau laptop sudah dianggap sebagai orang yang berpenghasilan tinggi. Karena barang seperti handphone atau laptop merupakan barang tersier yang cuku[ mahal untuk dimiliki,dan yang dulunya hanya dimilki oleh segelintir orang yang berpenghasilan tinggi. Tapi bedakan dengan sekarang, hampir setiap orang sudah memiliki handphone. Di jaman sekarang orang yang tidak memiliki handphone dianggap kuno atau tidak mengikuti jaman bagi segelintir orang. Apalagi laptop, barang elektronik ini merupakan barang sehari hari hari yang biasa dibawa,oleh pelajar, mahasiswa dan pekerja kantoran. Para pelajar,mahasiswa ataupun perkerja kantoran selalu berkutat dengan melakukan kegiatan dangan laptop yang dimiliki masing masing. Laptop dan handphone bagaikan makanan sehari hari bagi orang saat ini. Hal yang ber...

Kenakalan remaja

Remaja adalah transisi antara masa anak-anak dan dewasa yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan baik secara fisik maupun secara psikis. Usia remaja berkisar antara 12 tahun-21 tahun. Masa ini adalah masa seseorang mengalami suatu perkembangan sehingga dirinya terdorong untuk lebih tahu mengenai banyak hal. Namun,masalah pun dapat timbul karena adanya rasa keingintahuan yang diluar batas. Masalah yang berkaitan dengan remaja ini biasa kita sebut dengan “KENAKALAN REMAJA”. Kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma,aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja. Narkoba , salah satu dari contoh kenakalan remaja, obat-obat berbahaya ini sebenarnya dibuat untuk membius pasien dan dalam dosis tertentu. Namun, kini narkoba adalah musuh dalam selimut bagi para remaja. Mereka merasa ini adalah teman mereka, sesuatu yang memang seharusnya mereka konsumsi, bahkan bagi mereka ini adalah sesuatu yang lebih membahagiakan daripada bermain bersama...

Teks editorial

Teringat dengan pemilihan calon presiden tahun 2019 pada bulan april, yang menjadi kandidat yakni Bapak Prabowo dan Bapak Jokowi. Sebelum menjelangnya pemilihan, banyaknya kampanye sana sini, untuk saling membuktikan bahwa mereka pantas untuk menjadi Presiden. Ya, memang dengan adanya kampanye sedikit membantu untuk meyakinkan bahwa, memang benar-benar orang tersebut layak untuk dijadikan pemimpin. Dan harus tetap komitmen dan bertanggung jawab atas lontaran-lontaran atau janji-janji yang telah tersampaikan oleh masyrakat setempat atau masyarakat yang telah dikunjungi. Sehingga masyarakat tidak menjadi kecewa, dan jika mereka dikecewakan, maka smereka akan menganggap semua itu hanya prioritas dan pencitraan semata. Menurut pendapat saya, jangan memilih-milih karena perihal politik. Karena kebanyakan orang membicarakan perihal Presiden harus memilih ini harus memilih itu karena mereka politiknya seperti ini. Lebih baik jauhkan dari kata politik, yang terpenting adalah orang yang memim...